Pembangunan saluran air di Jalan Bekasi Timur Raya, Jakarta Timur, tengah berlangsung. Proyek ini bertujuan untuk mengatasi genangan air yang kerap terjadi di sekitar Jalan Bekasi Timur Raya, khususnya di area sekitar *off ramp flyover* dan dekat rumah susun serta pom bensin. Pengguna jalan diimbau untuk menghindari ruas Jalan Bekasi Timur Raya selama masa pengerjaan. Rekayasa lalu lintas telah diberlakukan untuk meminimalisir kemacetan.
Proyek pembangunan saluran air ini dibagi menjadi dua sistem: pemasangan saluran menggunakan box u-ditch sepanjang 477 meter dan sistem jacking sepanjang 330 meter. Pembangunan dimulai sejak Senin, 23 Juni 2025, dan diperkirakan akan selesai dalam waktu 150 hari kerja.
Pembangunan Saluran Air untuk Mengatasi Genangan
Genangan air di sekitar *off ramp flyover* Jalan Bekasi Timur Raya, rumah susun, dan pom bensin selama ini menjadi permasalahan yang mengganggu aktivitas warga. Penyebab utama genangan adalah aliran air yang terhambat menuju penghubung (Phb) Tanah Koja.
Pembangunan saluran air ini diharapkan menjadi solusi permanen untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dengan saluran air yang lebih memadai, diharapkan aliran air dapat lancar dan genangan dapat diminimalisir.
Tahapan Pembangunan dan Rekayasa Lalu Lintas
Saat ini, proyek masih berada pada tahap pembongkaran sisi trotoar. Pemasangan beton *barrier* untuk pembangunan sistem *jacking* akan dimulai pada tanggal 26 Juni 2025. Tahap ini akan berdampak signifikan pada lalu lintas.
Untuk mengantisipasi kemacetan, Sudinhub Jakarta Timur telah menerapkan rekayasa lalu lintas di Jalan Bekasi Timur Raya, mulai dari sisi samping *flyover* Klender hingga Kali Cipinang. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan progres pembangunan.
Kepala Seksi Pembangunan Sudin SDA Jakarta Timur, Tengku Saugi, mengimbau masyarakat untuk menghindari ruas Jalan Bekasi Timur Raya selama masa pengerjaan. Pengguna jalan dihimbau untuk menyesuaikan diri dengan pengaturan lalu lintas yang telah ditetapkan.
Dampak terhadap Lalu Lintas dan Imbauan kepada Masyarakat
Proyek pembangunan saluran air ini berpotensi menyebabkan kemacetan lalu lintas, terutama selama tahap pemasangan beton *barrier* dan pelaksanaan sistem *jacking*. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami dan mematuhi rekayasa lalu lintas yang diterapkan.
Masyarakat di sekitar lokasi proyek juga diimbau untuk selalu berhati-hati dan waspada selama proses pembangunan berlangsung. Kerjasama yang baik antara pihak pelaksana proyek dan masyarakat sangat penting untuk kelancaran proyek dan keselamatan bersama.
Dengan selesainya proyek ini, diharapkan masalah genangan air di wilayah tersebut dapat teratasi secara signifikan, memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan dan warga sekitar. Pihak terkait berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu dan sesuai standar kualitas.
Proses pembangunan akan terus dimonitor untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama proses pengerjaan. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan proyek akan terus diinformasikan kepada masyarakat.
