Polisi melakukan penggerebekan sebuah pesta seks gay di sebuah vila kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, Minggu dini hari, 22 Juni 2025. Sebanyak 75 pria diamankan dalam operasi tersebut. Penemuan barang bukti berupa vibrator dan alat kelamin wanita palsu dari silikon semakin menguatkan dugaan adanya aktivitas seksual di lokasi tersebut.
Penggerebekan ini bermula dari laporan masyarakat yang diterima pada Sabtu malam sebelumnya. Pihak kepolisian kemudian melakukan pengintaian sebelum akhirnya melakukan penggerebekan sekitar pukul 00.30 WIB.
Penggerebekan Pesta Seks Gay di Vila Puncak
Kapolsek Megamendung, AKP Yulita Heriyanti, membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Ia menyatakan bahwa sebanyak 75 pria diamankan dalam operasi tersebut.
Para pria yang diamankan berasal dari berbagai wilayah, terutama Jakarta dan Bekasi. Mereka diduga terlibat dalam pesta seks sesama jenis yang digelar di vila tersebut.
Modus Family Gathering dan Identitas Peserta
Pesta seks gay ini ternyata dikemas dengan modus acara “family gathering the Big Star”. Hal ini bertujuan untuk mengelabui pihak berwenang dan masyarakat sekitar.
Sebagian besar peserta pesta berasal dari Jakarta dan Bekasi. Identitas mereka masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Polisi masih menyelidiki lebih lanjut mengenai keterlibatan masing-masing individu dan jaringan yang mungkin terlibat. Informasi lebih lanjut akan diumumkan setelah proses penyelidikan rampung.
Barang Bukti dan Kondisi Lokasi
Selain mengamankan 75 pria, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut antara lain vibrator dan alat kelamin wanita palsu berbahan silikon.
Berdasarkan video yang beredar di media sosial, lokasi pesta dihias layaknya klub malam. Terdapat balon dan lampu kelap-kelip. Beberapa peserta bahkan terlihat mengenakan pakaian wanita.
Polisi akan menindak tegas seluruh pihak yang terlibat dalam pesta tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku. Proses hukum akan berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Semua peserta yang diamankan telah dibawa ke Polres Bogor untuk pemeriksaan lebih lanjut. Mereka akan diinterogasi untuk mengungkap detail peristiwa dan jaringan yang terlibat.
Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan dan penegakan hukum terhadap aktivitas yang melanggar norma dan hukum yang berlaku. Pihak kepolisian berharap masyarakat dapat turut berperan aktif dalam memberikan informasi terkait kegiatan serupa agar dapat dicegah sedini mungkin. Ke depannya, diharapkan ada upaya pencegahan yang lebih komprehensif untuk mencegah kejadian serupa terulang.





