Israel Habiskan Triliunan Rupiah Per Hari Lawan Iran

Israel Habiskan Triliunan Rupiah Per Hari Lawan Iran
Sumber: Kompas.com

Perang antara Israel dan Iran yang telah memasuki hari ketujuh memakan biaya yang sangat besar. Sebuah laporan menyebutkan Israel menghabiskan dana fantastis untuk operasi militernya. Angka tersebut belum termasuk kerugian ekonomi yang lebih luas.

Biaya Perang Israel-Iran: Rp 11 Triliun Per Hari

Perang antara Israel dan Iran menelan biaya yang sangat signifikan bagi Israel. Purnawirawan Brigjen Re’em Aminach, mantan pejabat senior pertahanan dan konsultan keuangan IDF, memperkirakan Israel menghabiskan 725 juta dollar AS (sekitar Rp 11 triliun) setiap harinya. Angka ini hanya mencakup biaya langsung perang.

Rincian Pengeluaran Militer Israel

Dana tersebut digunakan untuk berbagai keperluan militer mendesak. Ini termasuk pengadaan rudal, operasional jet tempur, pasokan bahan bakar, dan penempatan pasukan. Dua hari pertama perang saja, Israel telah menghabiskan 1,45 miliar dollar AS (sekitar Rp 22 triliun).

Perincian biaya tersebut mencakup serangan awal Israel ke Iran. Serangan ini meliputi biaya penerbangan jet tempur dan amunisi senilai 593 juta dollar AS (sekitar Rp 9,7 triliun). Sisa dana digunakan untuk upaya pertahanan, seperti sistem pertahanan rudal dan mobilisasi pasukan cadangan.

Dampak Perang terhadap Ekonomi Israel

Penting untuk dicatat bahwa perkiraan biaya tersebut belum mencakup kerusakan properti sipil. Dampak ekonomi yang lebih luas juga belum dihitung. Brigjen Aminach menekankan bahwa angka yang disebutkan merupakan biaya langsung perang. Dampak tidak langsung, termasuk pengaruh terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), masih sulit diukur saat ini.

Korban Jiwa Perang Israel-Iran

Perang yang telah berlangsung selama tujuh hari ini juga menimbulkan korban jiwa yang signifikan. Pihak berwenang Israel melaporkan setidaknya 25 warga negaranya tewas. Sementara itu, Iran mengklaim serangan Israel telah menewaskan lebih dari 224 orang, termasuk komandan militer, ilmuwan nuklir, dan warga sipil.

Eskalasi Konflik dan Masa Depan

Eskalasi konflik terus berlanjut di kedua belah pihak. Kondisi ini menandakan bahwa biaya perang akan terus membengkak. Ketegangan internasional juga meningkat seiring dengan meningkatnya korban jiwa dan kerusakan. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak jangka panjang konflik ini bagi stabilitas regional dan global. Perlu upaya diplomasi intensif untuk mengakhiri konflik dan mencegah meluasnya dampak negatif.

Perang ini bukan hanya soal angka kerugian finansial, tetapi juga tentang hilangnya nyawa dan kerusakan yang tak terhitung. Perlu upaya internasional untuk mendorong perdamaian dan menyelesaikan konflik ini secara damai. Besarnya biaya perang ini juga menjadi pengingat akan pentingnya upaya pencegahan konflik dan penyelesaian damai melalui diplomasi.

Pos terkait