Panik! Keluarga Purkon di Tengah Serangan Israel ke Iran

Panik! Keluarga Purkon di Tengah Serangan Israel ke Iran
Sumber: Kompas.com

Evakuasi 48 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran pasca serangan militer Israel dan balasan Iran telah menyita perhatian publik. Salah satu WNI yang dievakuasi, Purkon Hidayat, berbagi kisahnya tentang kepanikan keluarga dan upaya menenangkan mereka di tengah situasi yang menegangkan.

Purkon, dosen di Teheran, terus berkomunikasi dengan keluarganya melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan pihak kampus untuk memberikan kabar dan rasa aman.

Kepanikan Keluarga dan Upaya Penenangan Purkon

Purkon mengaku keluarganya di Indonesia sangat panik saat mendengar berita serangan militer Israel ke Iran. Ia langsung berupaya menenangkan mereka dengan menjelaskan komunikasi intensif yang dilakukannya dengan KBRI dan kampus.

Selain komunikasi, Purkon juga mengamankan diri di lokasi lain sebelum proses evakuasi dimulai. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatannya selama situasi belum kondusif.

Purkon tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (25/6/2025), bersama 47 WNI lainnya dan seorang warga negara asing. Momen haru pun terjadi saat mereka bertemu kembali dengan keluarga.

Perjalanan Evakuasi yang Menantang

Purkon termasuk dalam 18 WNI yang mengalami penundaan penerbangan selama proses evakuasi. Penundaan ini disebabkan oleh serangan balasan Iran ke Qatar, yang mengganggu jadwal penerbangan internasional.

Perjalanan pulang ke Indonesia pun memakan waktu lebih dari satu hari. Purkon menjelaskan rombongan transit di beberapa negara, termasuk Arab Saudi dan Doha, Qatar, dengan penundaan penerbangan yang signifikan di setiap titik.

Meskipun demikian, Purkon mendapat arahan dan pendampingan dari berbagai pihak, termasuk KBRI di Doha. Koordinasi dengan keluarga juga terus terjalin selama perjalanan.

Konflik Israel-Iran dan Eskalasi Serangan

Konflik Israel-Iran kembali memanas setelah serangan udara AS ke tiga fasilitas nuklir Iran pada Sabtu (21/6/2025). Serangan ini dibalas Iran dengan 19 rudal ke pangkalan militer AS di Qatar.

Sebelumnya, Israel telah melancarkan serangan ke perumahan dan fasilitas nuklir Iran pada Jumat (13/6/2025). Serangan balasan Iran pada Sabtu (14/6/2025) merusak fasilitas ekonomi Israel.

KBRI di Teheran menetapkan siaga I sejak konflik berlangsung. KBRI Muscat dan KBRI Amman juga menetapkan siaga I untuk wilayah Yaman Utara dan wilayah Israel-Palestina. Situasi ini memaksa evakuasi WNI dari Iran.

Dari 48 WNI yang dievakuasi, sebagian tiba di Bandara Soekarno-Hatta menggunakan pesawat komersial Turkish Airlines. Mereka tampak lelah namun lega bisa kembali ke tanah air.

Kisah Purkon Hidayat dan para WNI lainnya menjadi gambaran nyata tantangan dan kepanikan yang terjadi di tengah konflik internasional. Proses evakuasi yang panjang dan penuh tantangan ini menunjukkan pentingnya peran KBRI dalam melindungi warga negara Indonesia di luar negeri.

Keberhasilan evakuasi ini juga menjadi bukti koordinasi yang baik antara pemerintah Indonesia, KBRI di berbagai negara, dan pihak-pihak terkait. Semoga situasi di Iran segera membaik dan konflik dapat diselesaikan secara damai.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *